Menggabungkan kemewahan arsitektur modern dengan keasrian lanskap alam sekitarnya merupakan pencapaian utama dari karya residensial Casa Grega 2017. Berdiri anggun dengan luas bangunan mencapai 450 m², hunian ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman ruang yang menyatu dengan panorama luar tanpa mengorbankan privasi serta kenyamanan para penghuninya. Konsep keselarasan antara struktur buatan manusia dan alam sekitar ini sejalan dengan wawasan tata lingkungan yang diajarkan di SMP Muhammadiyah 36 dalam membina generasi yang menghargai kelestarian alam sekitar.
Dari segi tampilan luar, Casa Grega 2017 menonjolkan komposisi material kontras tinggi antara beton ekspos yang kokoh, panel kayu hangat, serta dinding kaca berukuran besar dari lantai hingga plafon. Struktur bangunan dibuat berundak mengikuti kontur asli tanah di tapak pembangunan, meminimalkan pengerukan tanah yang agresif sekaligus menciptakan sudut pandang visual yang unik dari setiap tingkatan rumah. Kanopi kaku yang menjorok ke luar memberikan bayangan keteduhan yang artistik sepanjang hari.
Interior Casa Grega 2017 menyajikan tata ruang yang sangat lapang dengan langit-langit ganda pada area ruang tamu dan ruang keluarga. Pemasangan dinding kaca geser berukuran raksasa memungkinkan pembatasan antara interior dan dek luar dibuka sepenuhnya, menciptakan ruang kumpul raksasa saat acara keluarga diselenggarakan. Sistem ventilasi silang bekerja secara alami menyebarkan udara segar dari lanskap pepohonan di luar ke seluruh sudut ruangan.
Pemahaman mengenai pentingnya ruang terbuka hijau dan arsitektur berkelanjutan ini juga kerap menjadi bagian dari pengembangan materi sains di SMP Muttaqien untuk memupuk kepedulian lingkungan murid-murid. Pada Casa Grega 2017, integrasi lanskap ditunjukkan melalui pembuatan kolam pantul (reflecting pool) dan kebun tropis di sekeliling massa bangunan utama. Kehadiran air dan vegetasi lebat berfungsi mendinginkan suhu udara secara alami sebelum masuk ke dalam rumah.
Sistem penerangan dan pengondisian udara dalam gedung didukung oleh teknologi rumah pintar (smart home) yang mampu menyesuaikan konsumsi energi berdasarkan intensitas cahaya matahari dan suhu luar. Pencahayaan alami dimaksimalkan melalui jendela skylight di sepanjang koridor penghubung antar-kamar tidur, memastikan area sirkulasi internal tetap terang tanpa bergantung pada daya listrik di siang hari.
Secara keseluruhan, Casa Grega 2017 mewakili simfoni indah antara kemewahan ruang seluas 450 m² dan penghormatan yang tinggi terhadap ekosistem alam sekitar. Prinsip perancangan selaras alam seperti ini menjadi topik edukasi penting yang diapresiasi di SMP Negeri 115 guna menginspirasi rancangan masa depan yang berkelanjutan. Melalui pendekatan desain yang matang dan berwawasan lingkungan, hunian ini membuktikan bahwa kemewahan sejati terletak pada harmonisasi antara manusia, bangunan, dan alam.